Bacaan Talqin Mayit Arab ((link))

Tujuan utama Talqin bukanlah untuk membacakan doa biasa, melainkan untuk mengingatkan kembali . Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: "Tuntunlah mayit-mayit kalian untuk mengucapkan La ilaha illallah" (HR. Muslim).

Pembaca duduk di arah kepala jenazah dan memanggil nama mayit (Bin Ibunya, atau jika tidak tahu bin Adam) sebanyak tiga kali. bacaan talqin mayit arab

Para ulama (khususnya ulama Syafi’iyah) berpendapat bahwa membaca hukumnya sunah . Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menyebutkan bahwa talqin dianjurkan untuk dilakukan seusai pemakaman. Meskipun tidak ada dalil spesifik dari Al-Qur’an, hadis-hadis seperti riwayat dari Abu Umamah dan hadis tentang mayit yang dihantarkan ke kubur menjadi landasan anjuran ini. Tujuan utama Talqin bukanlah untuk membacakan doa biasa,

Here is the common Arabic text for Talqin Mayit (guiding the deceased after burial), as recited in the Shafi'i and other Sunni traditions. Pembaca duduk di arah kepala jenazah dan memanggil

يَا [اسم الميت بن اسم الأم]، اذْكُرِ الْعَهْدَ الَّذِي خَرَجْتَ عَلَيْهِ مِنْ دَارِ الدُّنْيَا إِلَى دَارِ الْآخِرَةِ، وَهُوَ شَهَادَةُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ، وَأَنَّ الْجَنَّةَ حَقٌّ، وَأَنَّ النَّارَ حَقٌّ، وَأَنَّ الْبَعْثَ حَقٌّ، وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا، وَأَنَّ اللهَ يَبْعَثُ مَنْ فِي الْقُبُورِ.

And that the Resurrection is true,